Blog Gratisan

As a blogger, aku punya blog yang berbayar. Secara kan, buat kerja gitu. Sebenarnya aku malas, tapi teman-teman pada kompor. Katanya, supaya kelihatan blogger pro. Ya sudah, aku bikin juga meski hati bimbang. Soalnya, master bilang 1 blog maksimal 3 niche. Lha aku?tema apa aja angkut.

Awalnya bikin superduperspesial(dot)com. Blognya dibikinin Uni Via, meskipun ujung-ujungnya aku custom lagi. Ada sekitar dua tahun aku pakai blog itu, terus tumbang. Kan, blog itu pakai hostingnya rombongan, ada sepuluh orang -sepuluh blog- di hosting itu. Tumbangnya karena ada beberapa yang nggak bayar perpanjangan. Mau talangin juga dompet nggak kuat. Pasrah, deh. Alhamdulillah sempat back up data.

Yang spesial dari superduperspesial(dot)com adalah … nggak ada. Isinya sama banget sama blog ini karena saling back up. Ada beberapa postingan yang adanya cuma di situ karena belum sempat copy di sini. Nggak apa juga, paling isinya cuma hasil datang ke event blogger.

Oiya, blog itu juga ke-link ke web be*ut**es*a. Jadi, tiap aku post di blog, bakalan langsung masuk ke web mereka. Aku nggak suka kayak gitu. Soalnya nggak semua postingan aku isinya promo. Banyakan postingan pribadi. Jadi nggak nyaman aja. Aku udah pernah hapus link yang sekiranya bikin blog aku autopost ke web itu. Tapi, nggak bisa. Tetap aja keposting.

Blog kedua namanya nugunubi(dot)com. Berbayar juga, tapi cuma bertiga. Nugu diambil dari bahasa Korea yang artinya ‘siapa’. Nubi ambil dari bahasa Inggris ‘newbie’. Taglinenya: Stay Nugu Becoz We’re Nubi. Ya awalnya sih kesel sama teman-teman blogger yang sombongnya sampe nabrak langit padahal sebenernya nugu (bukan siapa-siapa, belum jadi apa-apa). Jadi, aku bikin nama blog kayak gitu buat pengingat diri sendiri supaya nggak songong.

Yang bikin blog itu spesial karena aku pakai buat percobaan tema blog teman yang minta buatin ke aku. Jadi di pluginnya banyak apps tambahan, bawaan tema tersebut yang nggak ikutan hilang meski tema itu dihapus. Entah berapa tema ada di situ. Semuanya versi demo.

Aku pakai blog itu cuma sebentar karena memory-nya penuh. Satu orang dari kami bertiga blognya dibuat jualan. Semua fotonya format jpg dan HD. Makan tempat banget, kan. Nugunubi dan blog 1 teman lainnya sampai nggak bisa dibuka.

Enaknya pakai blog berbayar itu bisa praktik SEO. Terus juga bisa dapat banyak tema yang bagus-bagus. Lainnya, kayak tadi bilang di atas: kelihatan pro. Banyak job blogger yang kasih syarat blog peserta harus TLD (Top Level Domain), alias blog berbayar.

Nggak enaknya cuma ada satu: kalau lupa perpanjang, blognya lenyap. Bukan cuma isinya, tapi nama blognya juga. Kalau mau buat lagi dan pakai nama sama, berarti harus bayar jauuuh lebih mahal. Kalaupun beli, yang balik cuma nama, nggak sama kontennya.

So, aku balik pakai gratisan aja. Lebih tenang karena nggak takut blog hilang. Kan, nggak ada perpanjang-perpanjangan segala. Ditambah lagi, aku jenuh jadi blogger yang kerjanya datang ke event lalu tulis tentang satu produk yang lagi dipromosiin. Soal SEO, selagi tahu teori, bisa dipraktikkan di blog gratisan.

Lucu juga ya, justru yang gratis yang aman.

Yang terpenting dari semua itu adalah nulis. Blog berbayar ataupun gratis, selagi nggak ditulisin ya buat apa juga?


Photo by Gaelle Marcel on Unsplash

Advertisement

Pengurus Asrama Putra

Jangan peduliin judulnya, karena postingan ini isinya urutan lima bias teratas. Sebenernya biasku banyak, mungkin jumlahnya udah mirip penghuni asrama putra di salah satu pesantren di Jakarta Selatan. Tapi, kalo ditulis semua pegel juga, terus postingan ini akan jadi seberapa banyak.

So, aku tulis lima aja, ya? Disusun berdasarkan urutan tahunya. Cekidot!

Kim Yesung

Manyun aja lucu

Sebelum tahu orangnya, dengar suaranya duluan. Dalam hati ngebatin, “Ini orangnya pasti berwibawa, cool, macem K. Will minimal.” Pas lihat orangnya, lha kok lucu? Mukanya cute, rambutnya gondrong gede gitu.

Lama-lama lihat kelakuannya ajaib juga. Dari pelihara kura-kura sampe ngobrol sama anjingnya. Terus sama Eunhyuk udah kayak Tom & Jerry karena Yesung emosian. Tapi, di luar itu semua, vocalnya berkarakter banget.

Kim Jonghyun

An angel, a miracle

Harusnya, waktu liat live Juliette SHINee, fokus aku ke Minho, tapi malah ngelirik Jonghyun karena auranya kuat banget. Ternyata, dia orangnya kreatif banget. Lagu-lagu bikinan dia bagus banget dan sering dinyanyiin artis lain. Tapi yang paling bikin bengong sih, yang Y Si Fuera Ella. Lagunya bikinan penyanyi kesukaanku pada suatu masa: Alejandro Sanz. Keren banget-banget.

Selain itu, dia orang yang peduli sama sesama. Waktu tarif telepon naiknya nggak logis, dia speak up di Twitter. Dia bilang, kalo masyarakat yang ngadu mungkin nggak akan berpengaruh. Sedangkan, dia publik figure, yang kalo udah speak up bakalan viral dan dijabanin. Jadi, dia pake privilage-nya itu buat “nyanyiin” Telkom Korea.

Waktu Mesir lagi ada perang, dia juga speak up. Bukan memihak mana-mana, tapi dia nggak setuju ada perang karena masyarakat jadi korban. Waktu ibukota Isra***l pindah ke Yerusallem, dia juga protes. Yang viral lainnya pas dia berentiin motor di jalan rame buat nyebrangin keluarga bebek.

Kalau diterusin, bakalan panjang banget tentang dia. Sayangnya, Desember 2017 dia memutuskan buat wamil selamanya.

Yang versi Kyu aja, nggak kuat posting yang asli

Kim Ryeowook

Seriusan, ini foto taun 2020

Pas dengar suaranya di SM Town Jakarta 2012 langsung belayk: suaranya bagus banget, tapi nggak tahu namanya. Waktu tahu namanya belayk: gimana cara nyebutnya? Tapi lama-lama tahu juga.

Udah beberapa kali cover lagu Indonesia. Pelafalannya fluent gitu, macem udah belajar lama. Sampe dipuji Bebi Romeo waktu dia nyanyi Bunga Terakhir di Sushow. Terus cover lagu Rossa juga, dan emang keren, bikin perut mules.

Lee Taeyong

Mode Bubu

Cuma dia yang paling beda dari bias yang lain. Tahunya pun bukan gegara dia nyanyi, tapi karena lihat fotonya. Beneran dah, karakternya kuat banget, cool, tipe-tipe leader strong. Tapi, dia juga punya mode Bubu yang cute, lucu, gemesin.

Di grupnya, Bubu jadi bapak sekaligus ibu buat 22 anaknya. Dia yang pimpin, dia yang ngedirect, dia yang jadi sasaran omel kalo anak-anaknya bikin kesalahan, tapi dia juga yang masak dan ngurus mereka. Meskipun sih emang nggak sampe “maling” celengan member grup lain karena anak-anaknya kelaparan, kayak yang dilakuin Leeteuk.

Kim Doyoung

Korban 00L

Soal vokal, jangan tanya. Di live From Home (Rearranged) aku tuh yang beberapa kali tertegun, ternganga. Asli keren parah. Doy ini orangnya lucu banget. “Teman-teman Haechan menyeramkan,” gitu kata Doy karena sering jadi objek becandaan Haechan dan gank 00L-nya.

Dia julid ke member, tapi juga kasih perhatian besar. Pernah baca statement: Taeyong memimpin di depan, Doyoung berjaga di belakang? Itu beneran. Dia awas banget sama hal-hal yang terjadi di stage dan sigap bantu member lain. Ke Haechan pun gitu. Waktu Haechan nyebur gitu aja ke kolam renang, member lain bilang cute, cuma Doy yang nyuruh hati-hati.

Jerry & Tom

Dari top list itu, aku sadar kalau ternyata tipe-tipe bias aku itu marga Kim dan vokalis yang highnote mereka melampaui tinggi mereka, alias nggak jangkung-jangkuk banget. Nggak rencana sih, nyari yang kayak begitu. Suka mah suka aja, baru ngeuh kalo setipe pas udah tanya Google.

Sebenernya masih banyak lagi bias aku. Kayak Kyuhyun yang lagunya aku dengerin tiap galau, Chanyeol, atau keseluruhan member NCT Dream (jangan suruh pilih, nggak sanggup). Tapi, kalau urusannya top list, ya itu tadi. Dejun nomer enam.

Kalau bias cewek, sampe saat ini cuma Yuri.

Chasong 2021

Wuaaah, super long time nggak nulis di sini. Kangen juga nulis di blog personal gini. Yah, meskipun emang banyak iklannya. Tapi, ngerasa lebih bebas aja daripada di blog yang udah musnah gegara lupa perpanjang itu.

Eniwei, beberapa jam lagi ganti tahun. Asli, posting Chasong-nya mepet banget. Mendingan sih, dibanding taun lalu yang nggak posting sama sekali gegara broken heart akakaka.

Selera musik, overall sama. Tetep dari low ke medium, soale comfort banget dan bisa meredakan pikiran yang meletup-letup. Apalagi kalo dengernya malem pas lampu udah digelapin, sambil ngehirup aromaterapi dan dengar gemericik air, wow banget. Ada yang upbeat juga sih taun ini, meskipun nggak banyak.

So, Chasong 2021 adalah …. (nggak berurutan, sesuai yang ada di playlist Youtube aja)

1. House Party – Super Junior

Meskipun ini lagu kampanye #dirumahaja yang dance-nya ada semprot-semprot hand sanitizer, tapi lagunya enak. Bikin kepala bergoyang

2. Time of The Time – Yuri

Jarang-jarang kan Yuri nyanyi lowbeat gini. Kalo Taeyeon mah biasa. Falsetonya tajem bener, tapi oke. Emang soundtrack drama siy. Perpindahan registernya juga oke

3. Hello Future – NCT Dream

Apa ya? Pas awal denger lagu ini, ngerasa wow banget. Soale banyak notasi yang nggak ketebak, yang bikin mikir, “Lha, kepikir bikin nadanya ke situ.” Masih jadi lagu NCT Dream terkeren menurut eikeh, terkeren keduanya Boom

4. On A Starry Night – Kyuhyun

Beneran King of Ballads! Mix lagu keren sama vocal Kyu itu bikin garuk tembok. Kyu kalo nyanyi lagu ballad emang feelnya dapet banget. Berasa pengen pukpuk aja #gakboyeh!

5. Amino Acid – NCT 127

Sebenernya ini soundtrack Analog Trip mereka. Medium beat tapi easy listening. Konon, yang bikin lagunya Bubu. Dia juga nge-direct. Bubu kerja keras buat lagu ini. Usaha emang nggak mengkhianati hasil. Proud of Bubu.

6. No More Love – Yesung

Yeye nih ya, selalu berhasil bikin orang baper #eaaa. Musik di openingnya mirip lagu tidur punya KRY. Lagunya akustikan gitu. Beneran adem banget dengernya. Plus Yeye juga nyanyinya pake setengah power gitu di verse. Tau kan ya, vocalnya Yeye kayak apa.

7. Beautiful – NCT 2021

Yang kebayang apa? Lagu Cherrybelle? Asli, lagunya keren. Hawa-hawa lagu gen 2 gitu. Penampilan mereka pun sesantai lagunya. Liriknya juga positif banget. Cocok didengerin pas lagi down.

8. Melody – Girls Generation

Sejak mereka berlima, pembagian partnya itu lumayan adil. Jadi bisa dengerin part semua member dengan jelas. Di lagu ini pun kayaknya nggak ada yang dominan. Tipe lagu begini cocok buat SNSD sekarang. Udah ngeri-ngeri gitu kalo liat mereka nyanyi sambil dance yang susah-susah. Nyanyi kayak gini bisa sambil duduk akustikan. Ada part yang SNSD banget terus bikin, “Lah?”

9. Favorite – NCT 127

Asli lagunya dark banget. Tapi, aku lebih suka lagu ini dibanding Sticker. Biarpun ala-ala lagu NCT, tetep feel sad-nya itu berasa. Makin berasa deep yang part Johnny di tengah-tengah. Share yang dance practice edisi Halloween aja ah. Ada Yuta yang ribet sama kulotnya, ada Jungwoo yang ribet sama rambut, ada Johnny yang jadi polar bear.

10. Star 1117 – Ateez

Lagu taun lalu. Tapi berhubung aku baru tau dari @permenkapasawan jadi masukin aja. Lagunya comfort dan sweet banget. Belum baca liriknya sih, semoga aja nggak kayak 7 Years of Love punya Kyu. Dengernya nagih heuheu.

10. Heartbreak- Minho

Siapa sih Pak, yang matahin hati? Sampe bakar mobil segala. Lagunya enak, vocal Minho yang deep gitu juga cocok banget. Ya kan jarang-jarang Minho solo. Meskipun, secara feel tetep lebih dapet di single pertama dia, yang pas mau wamil.

11. Dreaming – NCT Dream

Musiknya udah kayak akrobat. Dari yang awalnya agak slow, terus lama-lama kenceng, ada rapp-nya juga. Macem beda tipe musik gitu. Mengingatkan sama The Boys.

12. Raining Spell for Love – Super Junior

Emang lagu remake, tapi enak. Pembagian vocalnya keren. Yah, as expected ya, kalo Suju mah. Sebenernya lebih suka Suju yang begini. Lha ngedance di Weekly Idol aja ngeluh encok.

Segitu aja. Padahal di playlist banyak. Yang ada di sini mungkin yang terkeren dari yang ada di playlist Youtube. Kalo ditaro di sini semua bakalan bingung reviewnya hehe.

Semoga 2022 bertabur lagu-lagu keren, grup yang jarang comeback jadi comeback, dan NCT nggak tambah unit lagi.

Oiya 2022 anniv SNSD ke 15. Idol sekarang ada yang umurnya 15 taun. Jauh banget ya gapnya. Semoga ada album. Kalo nggak memungkinkan buat OT8, OT5 juga nggak apa.

Bonus: lagu buat nikahan

gambar punya Photo by Marius Masalar on Unsplash

Playlist 2018

Wuih, rilis juga Playlist 2018!

Sebelumnya, aku gak pernah bikin postingan tentang playlist. Kalau ada yang tahu blog aku zaman-zamannya ngeblog is nulis, pasti pernah lihat kategori Chasong. Nah, isinya sebenernya sama: playlist.

Postingan ini terinspirasi dari Mba Dala, yang kemarin rilis playlistnya. Buat aku, isi playlistnya enak-enak. Tapi tolong jangan kasih tahu playlistnya ke seseorang dengan inisial M. Aku khawatir digeruduk, hehehe.

Jujur, playlist ini bukan berdasarkan apa yang aku putar di Youtube, tapi berdasarkan apa yang sering aku dengar via MP3. Sebagian ada yang lewat Youtube atau Spotify juga kalau pas internetnya lagi lancar jaya.

This is my playlist a.k.a Chasong

Gray Paper – Kyuhyun & Ryeowook (ft. Yesung)

One – SHINee

Star Star Star – Girls’ Generation

Missing You – Ryeowook & D.O cover @ Sukira

The Scientist – Ryeowook cover @ Sukira

Selene 6.23 – SHINee (mencoba gak mewek)

오린 소언 – Girls’ Generation

Like a Star – Ryeowook

UR – Taeyeon

In My Dream – K.R.Y

Coagulation – K.R.Y

Butterfly – Yuri

One and Only – Ryeowook

That One I Love – K.R.Y

Tahun 2018 sebenernya banyak banget grup-grup famous yang comeback. Kayaknya tiap bulan ada aja yang comeback. Lagu-lagunya juga bagus-bagus. Tapi, aku dengarnya sesekali aja di Youtube, bukan yang sering. Sementara, playlistku didominasi lagu lawas.

Ada tiga lagu yang berkesan banget di playlist aku:

1. Selene 6.23

Lagu ini dibikin sama Jonghyun. Awet di playlist aku, khususnya di bulan April, bulan lahirnya. Aku mencoba move on. Apalagi saat ini kan udah setahun sejak dia pergi. Tapi, tetap aja, masih suka kebayang dia yang bantu keluarga bebek nyeberang jalan, yang peduli sama masalah-masalah kemanusiaan, yang berani speak up.

2. Butterfly

Suka mikir, kenapa bukan lagu ini aja yang jadi tittle track album solonya Yuri yang baru rilis ya? Buat aku sih, lagunya itu Yuri banget. Cocok sama karakter dan vokalnya Yuri. Sayang aja lagu begini gak jadi track unggulan.

3. One and Only

Lagu ini dirilis akhir November, lagu pertama yang dirilis Ryeowook sepulangnya dia dari militer. MV-nya itu ceritain tentang Suju dan ELF. Ada cerita-cerita tentang Ryeowook wamil juga. Intinya, dua tahun itu lama. Coba aja lihat playlist aku kayak apa. Fans Gen 3 gak bakal paham rasanya.

Rata-rata yang ada di sini lagu-lagu ballad low atau medium beat dan musiknya gak terlalu rame. Kayak lagu-lagu yang dicover Ryeowook di Sukira. Pun bukan track unggulan di albumnya.

Nah, kalau mau putar lagu-lagu K.R.Y di Youtube, cari yang live version. Biasanya di konser-konser, entah Super Show atau Phonograph. Seriusan, lebih bagus daripada versi rekamannya.

Bonus track:

Julid Corner

Q: Kok gak ada lagu Sabyan?

A: Sabyan udah sering denger di jalanan.

Q: Gak ada lagu Indonesia?

A: Lagi beda selera.

Q: Emang ngerti bahasanya?

A: Hastagah! Gugling aja sih. Pasti banyak yang posting translatenya.

https://atdf1998web.wordpress.com/2018/12/22/playlist-2018/

Nostalgia K-Popers Zaman Old

Hari ini, pas buka Instagram, ternyata lagi rame bahas fandom “Tentara”. Bukan cuma satu atau dua akun yang bahas, tapi beberapa akun, dan komennya penuh semua. Tiba-tiba kepo, ada apa sama Army? Apa perang lagi sama Aeris? Duh, kok perasaan K-Popers zaman now kerjaannya tebar mawar melulu?

Sebagai K-Popers zaman old, gak jarang kita gemas sendiri sama kelakuan para fans Gen 3. Hampir setiap hari ada saja hal-hal yang ramai dibahas. Contohnya kemarin, waktu ada salah satu fandom melarang radio di Amerika memutar lagu yang bukan dari idolnya, karena mereka merasa idolnya yang membuka jalan masuknya K-Pop ke Amrik, dan yang lain hanya numpang tenar. Padahal nyatanya, jauh sebelum mereka debut, para Gen 2 sudah wara wiri di Amrik, dari mulai live di acara teve, sampai konser seperti yang dibuat SM di Madison Square Garden.

Continue reading Nostalgia K-Popers Zaman Old

7 Resep Jadi Blogger Produktif ala Coach Jun Joe

Punya blog, tapi suka malas ngisinya? Yah, that so me. Blog ini memang baru aku buat tahun kemarin, wajar kalau isinya sedikit. Tapi, aku punya blog lain yang postingan pertamanya tertanggal tahun 2007 dan sampai sekarang isinya bisa dihitung jari. Jangankan posting tiap hari kayak blogger-blogger lain, posting setahun sekali itu sudah bagus. Alhamdulillah, blognya masih ada sampai sekarang, buat jadi jejak, how mager I’am!
Continue reading 7 Resep Jadi Blogger Produktif ala Coach Jun Joe

Yang Spesial-Spesial Ada di Sini